Berita & Kegiatan

blog post

Ketua DPD RI, Irman Gusman menyatakan bahwa Universitas Kristen Indonesia (UKI) memiliki peranan yang penting dalam kemajuan di negara ini mengingat usianya sudah ada selama 63 tahun, meski menyandang nama Kristen tapi menunjukkan nasionalisme serta kebhinekaan yang kuat.

“Kebanyakan mahasiswanya berasal dari berbagai latar belakang agama, suku dan ras. Kebhinekaan UKI menjadi contoh masyarakat bahwa Perguruan Tinggi ini tidak memandang latar belakang SARA. Meski menyandang nama Kristen tapi menunjukkan Nasionalisme yang kuat,” kata Irman yang juga merupakan Alumni Fakultas Ekonomi UKI angkatan tahun ’79, saat menjadi keynote speaker dalam Kongres ke-5 Ikatan Alumni Universitas Kristen Indonesia (IKA UKI), di Kampus UKI, Jalan Diponegoro no 86, Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (20/2/2016).

Sebagai perguruan tinggi yang sudah berusia 63 tahun, menurut Irman, UKI memiliki posisi strategis dalam kemajuan Indonesia ditengah persaingan global saat ini UKI harus bisa berkompetisi dengan bekerjasama (competition within cooperation). "Saat saya masih berkuliah, UKI sudah bekerjasama dengan negara-negara lain, seperti Jerman dan Belanda, jadi bila saat ini dan nanti bukan hal baru buat UKI bisa bekerjasama dengan perguruan tinggi yang ada di dunia. Saya berharap Ikatan Alumni ini bisa mendorong kemajuan UKI yang lebih baik lagi kedepan," ungkap Ketua DPD dua periode ini (2009-2014 dan 2014-2019). Tak bisa dipungkiri, tambah Irman, banyak lulusan UKI yang menduduki peranan penting di Indonesia seperti dirinya saat ini dan ini bisa menjadi modal bagi UKI untuk kemajuan dimasa mendatang. “Kedepan bukan tidak mungkin lebih banyak lagi lulusan UKI yang membanggakan bagi bangsa dan Negara Indonesia,” tandasnya.